bogorekspres.com, KAB BOGOR– Semangat menuntut ilmu mengiringi keberangkatan puluhan santri asal Kabupaten Bogor menuju Pondok Pesantren Darussalam Gontor.
Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, secara langsung melepas rombongan dan menegaskan bahwa ilmu dan tujuan hidup adalah warisan paling berharga bagi masa depan generasi muda.
Sebanyak tiga bus yang membawa santri dan santriwati diberangkatkan dari Masjid Raya Nurul Wathon, Jumat (27/3).
Baca Juga:Pemkab Bogor Permudah Warga Bayar Pajak, Beri Diskon hingga Hapus Tunggakan LamaMulai 1 April 2026, ASN Kabupaten Bogor Terapkan WFH untuk Tekan Penggunaan BBM
Dalam momen tersebut, Jaro Ade hadir bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, para guru, pembimbing, serta Ikatan Alumni Gontor wilayah Bogor.
Jaro Ade juga menyampaikan salam dari Rudy Susmanto kepada para santri dan pengurus pesantren.
Pemkab Bogor turut memberikan bantuan bekal perjalanan sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan berbasis pesantren.
Ia menegaskan pentingnya peran orang tua dalam mendukung pendidikan anak di pesantren. Menurutnya, langkah tersebut merupakan investasi jangka panjang yang tidak ternilai.
“Jika mewariskan harta benda, itu bisa habis atau hilang. Namun jika mewariskan ilmu dan tujuan hidup, itulah yang akan menjadi bekal paling berharga,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berpesan agar para santri menjaga diri dan menjunjung tinggi nama baik keluarga serta almamater selama menuntut ilmu di perantauan.
“Kalian adalah orang-orang istimewa. Jagalah nama baik keluarga, pesantren, serta para guru dan kiai,” pesannya.
Baca Juga:Dairyland Puncak Banjir Wisatawan, Promo Spesial 3 Wahana Bikin Ramai Bupati Bogor Ajak Anak Yatim dan Warga Rayakan Lebaran Bersama di Stadion Pakansari
Jaro Ade juga menyampaikan kebanggaannya terhadap semangat generasi muda Bogor yang berani merantau demi pendidikan. Ia berharap para santri kelak kembali dengan membawa kontribusi positif bagi daerah.
“Setelah kembali nanti, bukan hanya membawa nama baik keluarga, tetapi juga mengharumkan nama Kabupaten Bogor,” tambahnya.
Acara ditutup dengan pelepasan simbolis dan doa bersama, agar seluruh santri diberikan keselamatan, kesehatan, serta keberkahan selama menuntut ilmu di pesantren.
