Kuota Haji Makin Terbatas, Warga Bogor Harus Menunggu 26 Tahun

Kuota Haji Makin Terbatas, Warga Bogor Harus Menunggu 26 Tahun
Para jamaah haji yang akan berangkat tahun ini saat melaksanakan bimbingan manasik haji di Masjid Agung Kota Bogor, Kamis (2/4/2026). Foto: Sekar Andini /bogorekspres.com
0 Komentar

bogorekspres.com, KOTA BOGOR– Warga Kota Bogor yang mendaftar ibadah haji harus bersabar hingga lebih dari dua dekade.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengungkapkan bahwa masa tunggu keberangkatan calon jemaah haji saat ini mencapai sekitar 26 tahun.

“Data yang kami miliki menunjukkan hampir 26 ribu calon jemaah haji telah terdaftar melalui Kantor Haji dan Umrah Kota Bogor. Artinya, masa tunggunya sekitar 26 tahun,” ujar Dedie saat ditemui di Masjid Agung Kota Bogor, Kamis (4/2/2026).

Tahun ini, Kota Bogor mendapatkan kuota keberangkatan sebanyak 774 jemaah haji.

Baca Juga:Kabupaten Bogor Tembus 15,7 Juta Kunjungan Wisatawan, Tertinggi di Jawa BaratASN Kabupaten Bogor Gunakan Sepeda dan Transportasi Publik, Dorong Efisiensi BBM

Para calon jemaah tersebut kini mengikuti kegiatan bimbingan manasik haji tingkat kota, sebagai persiapan sebelum keberangkatan.

Dedie menekankan pentingnya manasik haji untuk memberikan pemahaman tata cara ibadah.

“Kegiatan manasik ini penting. Biasanya memang kami laksanakan dua kali, tapi tahun ini hanya satu kali saja dahulu,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah pusat dapat menambah kuota haji Kota Bogor agar masa tunggu calon jemaah tidak terlalu lama.

“Harapannya tentu ke depan jumlah jamaah Haji Kota Bogor dapat ditingkatkan supaya masyarakat tidak menunggu terlalu lama. Saya juga mendoakan para jamaah Haji Kota Bogor yang akan berangkat tahun ini mudah-mudahan lancar, selamat, dan menjadi Haji yang mabrur,”pungkasnya.

0 Komentar