“Senin dan seterusnya kami liburkan dulu sesuai arahan camat, sambil menunggu izin dari tim teknis,” tambahnya.
Sebagai langkah antisipasi, pihak sekolah menyiapkan alternatif ruang belajar menggunakan kelas cadangan, laboratorium komputer, dan perpustakaan, setelah dinyatakan aman.
Sementara itu, BPBD Kabupaten Bogor menyebutkan bahwa robohnya bangunan dipicu oleh hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang.
Baca Juga:Tak Mau Tertinggal, PPP Kabupaten Bogor Mulai Garap Milenial dan Gen ZPedagang Daging Pasar Cibinong Pilih Tetap Berjualan di Tengah Ajakan Mogok APDI
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, merinci bahwa kerusakan terjadi di lantai dua berupa tiga ruang kelas dan dua toilet, yang kemudian berdampak pada lantai satu dengan kerusakan serupa.
“Bangunan yang ambruk sudah dipasang garis pengaman BPBD. Untuk sementara peserta didik diliburkan,” kata Adam dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/1/2026).(regi)
