CFD Diliburkan, Pemkab Bogor Buka Ruang UMKM di Jalan Tegar Beriman Selama Ramadan

CFD Diliburkan, Pemkab Bogor Buka Ruang UMKM di Jalan Tegar Beriman Selama Ramadan
Suasana CFD Tegar Beriman. Foto : (Sandika /bogorekspres.com)
0 Komentar

bogorekspres.com, KAB BOGOR– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor meliburkan kegiatan Car Free Day (CFD) Tegar Beriman selama bulan suci Ramadan.

Kebijakan ini diambil untuk mengoptimalkan pemanfaatan Jalan Tegar Beriman sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Penghentian sementara CFD akan mulai diberlakukan pada 15 Februari dan berlangsung selama kurang lebih dua bulan ke depan selama Ramadan hingga menjelang lebaran.

Baca Juga:Hadiri Isra Mikraj, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Doa Bersama Agar Terhindar BencanaKORMI Kabupaten Bogor Siap Dukung Penuh KolaboRun 2026 

Selama periode itu, kawasan yang biasanya digunakan untuk aktivitas olahraga dan rekreasi warga akan disulap menjadi ruang usaha terbuka bernuansa Bazar Ramadan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan kebijakan ini merupakan arahan langsung dari Bupati Bogor.

Menurutnya, pemerintah daerah ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi UMKM untuk meningkatkan pendapatan selama momentum Ramadan.

“CFD diliburkan. Pak Bupati ingin Jalan Tegar Beriman dimanfaatkan untuk pengembangan UMKM,” ujar Ajat, Senin (26/1).

Pemkab Bogor nantinya mengizinkan para pedagang berjualan di sepanjang Jalan Tegar Berimanhingga kawasan Lingkar Pakansari.

Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi sentra kuliner dan produk khas Ramadan yang dapat menarik masyarakat untuk berbelanja kebutuhan puasa dan persiapan Lebaran.

Ajat menegaskan, kebijakan ini juga diharapkan mampu membantu pelaku usaha kecil dalam mencari rezeki selama bulan suci.

Baca Juga:Hujan Deras Putuskan Jembatan Alternatif di Cisarua BogorPemkab Bogor Gandeng PMI, Bangun Sistem Kebencanaan Cepat dan Terintegrasi

Pemerintah ingin menghadirkan suasana Ramadan yang tidak hanya religius, tetapi juga produktif secara ekonomi.

“Konsepnya seperti Bazar Ramadan. Jadi para pedagang bisa mencari rezeki untuk persiapan Ramadan dan Lebaran,” jelasnya.

Saat ini, Pemkab Bogor tengah mematangkan desain dan pengaturan teknis bagi para pedagang yang akan berjualan di kawasan tersebut.

Pemerintah berkomitmen menciptakan suasana yang kondusif dan tertib tanpa mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

“Desainnya sedang kami siapkan. Selama bulan puasa, kami ingin suasananya nyaman dan tidak ada penertiban yang menghambat pedagang,” pungkasnya.

0 Komentar