bogorekspres.com, KAB BOGOR– Ribuan ikan di Situ Citongtut, Gunungputri, Kabupaten Bogor, ditemukan mati mendadak dan mengapung di permukaan air.
Peristiwa ini viral di media sosial dan memicu dugaan kuat adanya pencemaran limbah dari perusahaan di sekitar kawasan danau.
Video yang beredar memperlihatkan kondisi air Situ Citongtut berubah menjadi hitam pekat, disertai bau menyengat dari bangkai ikan.
Baca Juga:UNIDA Kukuhkan Guru Besar Manajemen Bimbingan Konseling Pertama di Jabar-BantenCFD Diliburkan, Pemkab Bogor Buka Ruang UMKM di Jalan Tegar Beriman Selama Ramadan
Sejumlah relawan lingkungan tampak turun langsung membersihkan ikan-ikan mati untuk mengurangi dampak bagi warga sekitar.
Dalam salah satu unggahan Instagram, perekam video menyebut terdapat puluhan perusahaan yang diduga membuang limbah sembarangan ke situ tersebut.
“Lapor kang Dedi, di Situ Citongtut banyak yang buang limbah sembarangan. Ada 27 perusahaan yang tidak punya IPAL,” ujar suara dalam video.
Salah seorang warga setempat, Pandu, membenarkan bahwa pencemaran mulai terlihat sejak Jumat lalu.
Menurutnya, perubahan warna air dan bau tak sedap muncul bersamaan dengan kematian massal ikan.
“Sejak kemarin airnya tercemar limbah. Air jadi hitam, ikan banyak yang mati, baunya menyengat,” kata Pandu, Senin (26/1).
Pandu menambahkan, kejadian serupa bukan kali pertama terjadi di Situ Citongtut. Ia menilai lemahnya pengawasan membuat perusahaan-perusahaan nakal terus mengulangi perbuatannya.
Baca Juga:Hadiri Isra Mikraj, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Doa Bersama Agar Terhindar BencanaKORMI Kabupaten Bogor Siap Dukung Penuh KolaboRun 2026Â
“Kejadian seperti ini sudah sering. Biasanya ada perusahaan yang buang limbah. Harusnya pemerintah tegas kasih sanksi. Ini kan situ tempat warga mancing, kalau ikannya mati kasihan,” tegasnya.
Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan, melakukan investigasi menyeluruh, serta menjatuhkan sanksi tegas kepada pihak yang terbukti mencemari lingkungan.
