Kabel di Jalur Puncak Bakal Ditanam ke Dalam Tanah

Kabel di Jalur Puncak Bakal Ditanam ke Dalam Tanah
Ilustrasi kabel jalan. Foto :pngtree
0 Komentar

bogorekspres.com, KAB BOGOR– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor merencanakan penataan kabel fiber optic ke dalam tanah di Jalur Puncak.

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bogor masih merencanakan penurunan kabel di Jalur Puncak secara bertahap.

Penataan kabel tersebut yang berada pada ruas jalur sepanjang 22 Kilometer (Km) dengan titik awal di Simpang Gadog.

Baca Juga:Nyaris 100 Persen Warganya Terlindungi JKN, Pemkab Bogor Raih UHC Award 2026Pedagang ES Kue Mengaku Dipukuli Oknum Polisi–TNI Usai Dituduh Jualan Palsu

Nantinya, pengerjaan penataan kabel fiber optik dilakukan oleh pihak Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel).

“Kita sedang merencanakan di tahun ini untuk penurunan kabel di Jalan Raya Puncak secara bertahap karenan nanti yang mengerjakan dari pihak Apjatel,” jelas Kepala Bidang Irigasi dan SDA Dinas PU Kabupaten Bogor, Ikhsan Adi Nugraha saat dikonfirmasi, pada Rabu (28/1/2026).

Diketahui, Ikhsan sempat menjabat selaku Pelaksana Bidang Jasa Kontruksi. Saat ini, dirinya masih menerima mandat dari Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk penataan kabel udara.

Ia menutur, sepanjang ruas jalan 22 Km itu, belum dapat memastikan jumlah kabel fiber optik yang akan dilakukan penataan.

“Panjang ruas jalannya kurang lebih 22 Km kalau jumlah kabelnya belum tau karena variatif, tapi nanti pelaksanaannya akan bertahap,” tutur dia.

Dirinya menambahkan, penataan dalam satu segmen sekitar 3 Km dapat memakan waktu sekitar tiga sampai enam bulan untuk mencabut tiang hingga pemutusan kabel.

“Satu segmen kurang lebih 3 Km. Tergantung jumlah kabelnya bisa tiga sampai enam bulan kalau sampe pencabutan tiang dan pemutusan kabel. Rencana (penataan) ke bawah (tanah),” pungkasnya.

Baca Juga:14 Kepala Desa di Kabupaten Bogor Bermasalah, Satu Kasus Berujung Pidana Bupati Rudy Susmanto Bangga, Atlet NPCI Kabupaten Bogor Ukir Prestasi Emas

Sebelumnya, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengungkapkan, memulai penataan wilayah Puncak setelah Hari Raya Idul Fitri.

Rudy menjelaskan, penataan setelah Hari Raya Idul Fitri agar memberikan pengusaha seperti hotel dan restoran tidak terganggu aktivitas pekerjaan pemerintah.

Penataan tersebut, lanjut dia, akan dilakukan mulai dari Simpang Gadog sampai perbatasan Cianjur.

“Walaupun tujuannya untuk kepentingan masyarakat tapi itu objek wisata. Kami ingin di bulan Suci Ramadan, lalu di Hari Raya Idul Fitri masyarakat dari manapun yang ingin berlibur ke Puncak maka akses jalan tidak terganggu,” jelas Rudy di Cibinong, pada Rabu (28/1/2026).

0 Komentar