Pemkab Bogor Keluarkan Dana Rp500 Miliar, Ini Rinciannya

Pemkab Bogor Keluarkan Dana Rp500 Miliar, Ini Rinciannya
Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor, Achmad Wildan. Foto : Sandika / bogorekspres.com
0 Komentar

bogorekspres.com, KAB BOGOR– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengelontorkan anggaran hampir setengah triliun rupiah pada awal tahun 2026.

Dana jumbo itu digunakan untuk membayar gaji pegawai, honor PPPK paruh waktu, hingga melunasi utang proyek yang sempat tertunda.

Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor, Achmad Wildan, mengatakan besarnya pengeluaran tersebut tak lepas dari menumpuknya kewajiban yang harus dibayarkan secara bersamaan pada Januari hingga Februari 2026.

Baca Juga:Pemkab Bogor Alokasikan Rp 17 Miliar untuk Lahan SMPN 5 Cibinong3.600 Guru PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Bogor belum Nerima Gaji Jelang Akhir Bulan Januari

“Karena sekaligus membayar gaji PPPK paruh waktu dan jadwalnya padat. Jadi memang berbarengan pembayaran gaji, pembayaran PPPK paruh waktu, juga pembayaran utang,” kata Wildan, Rabu (28/1/2026).

Wildan merinci, Pemkab Bogor harus menyiapkan Rp 88 miliar untuk gaji pegawai, Rp 44 miliar untuk PPPK paruh waktu, serta Rp 344 miliar untuk pembayaran utang proyek.

Jika dijumlahkan, total pengeluaran di awal tahun tersebut mendekati Rp 500 miliar.

“Kan gaji saja Rp 88 miliar, terus PPPK paruh waktu sekitar Rp 44 miliar, lalu bayar utang Rp 344 miliar di bulan Januari sampai Februari,” jelasnya.

Meski angkanya terbilang besar, Wildan memastikan kondisi kas daerah tetap aman. Seluruh kebutuhan belanja tersebut, kata dia, telah diantisipasi dan tersedia dalam kas daerah.

“Kalau dari sisi ketersediaan anggaran, kita sudah tersedia secara kas,” tegas Wildan.

Sebagai informasi, pendapatan Pemkab Bogor tahun 2026 mencapai Rp 10,9 triliun, yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 5,6 triliun dan transfer pemerintah pusat Rp 5,3 triliun.

Baca Juga:Nyaris 100 Persen Warganya Terlindungi JKN, Pemkab Bogor Raih UHC Award 2026Pedagang ES Kue Mengaku Dipukuli Oknum Polisi–TNI Usai Dituduh Jualan Palsu

Dengan kondisi tersebut, Pemkab Bogor optimistis kewajiban awal tahun dapat dituntaskan tanpa mengganggu stabilitas keuangan daerah.

0 Komentar