bogorekspres.com, KAB BOGOR– Pemkab Bogor menargetkan penyelesaian pembayaran hutang kontraktor atau penyedia jasa dapat dibayakan pada pekan ini.
Kegiatan tahun anggaran 2025 lalu sempat tertunda pembayaran dengan senilai Rp344 miliar.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, saat ini anggaran ratusan miliar untuk kontraktor atau penyedia jasa sudah siap dibayarkan.
Baca Juga:DPMD Kabupaten Bogor Ingatkan Batas Proposal Bankeu Sebelum Pekan Kedua Februari 2026Pendidikan Dominasi Usulan Musrenbang Babakan Madang, Anggaran Capai Rp17,4 Miliar
“Terkait tunda bayar dari pemerintah Kabupaten Bogor, tadinya kita merencanakan mulai Februari atau mulai Maret, alhamdulillah mulai hari Rabu kemarin anggarannya sudah siap,”ujarnya saat ditemui, Jumat (30/1).
Ia menegaskan, Pemkab Bogor berkomitmen menuntaskan seluruh kewajiban pembayatan tersebut sebelum memasuki bulan Ramadhan.
Saat ini, Pemkab Bogor masih merampungkan sejumlah tahapan administrasi sebagai syarat pencairan anggaran.
“Maka dari Rabu kemarin, beberapa SKPD terkait dengan BPKAD sedang dilaksanakan administrasinya dan beberapa program sudah mulai dapat dibayarkan,”katanya.
Sementara itu, Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD) Kabupaten Bogor, Achmad Wildan, menjelaskan bahwa total tunda bayar yang telah direview oleh Inspektorat mencapai sekitar Rp344 miliar.
“Di mana menurut hasil review inspektorat itu ada sekitar 900 paket spp spm dan sekitar 344 miliar untik 18 SKPD”ujarnya.
Ia memintan SKPD untuk segera membuat Surat Perimintaan Pembayaran (SPP) dan Surat Perintah Membayar (SPM) agar proses pencairan bisa dilakukan.
Baca Juga:Tak Perlu Selalu ke RSUD, Pemkab Bogor Perkuat Puskesmas dan Terapkan Zonasi KesehatanMain di Pinggir Kali, Bocah 3 Tahun di Cibinong Hilang Terbawa Arus
“Hari ini pun kami siap melakukan pembayaran jadi starting mulai hari ini, dan kemarin kami sudah berkomunikasi dengan skpd terkait agar segera mengajukan spp dan spm yang kegiatan supaya bisa dibayarkan untuk tahun 2025,” pungkasnya.
