Bupati Bogor Canangkan Sentra Buah di Seluruh Desa, Pasar Petani Garuda Jadi Percontohan

Bupati Bogor Canangkan Sentra Buah di Seluruh Desa, Pasar Petani Garuda Jadi Percontohan
Bupati Bogor Rudy Susmanto saat melihat tanaman di Pasar Petanu Garuda, pada Jumat (30/1/2026). Foto: (Regi Pratasyah Vasudewa /bogorekspres.com)
0 Komentar

bogorekspres.com, KAB BOGOR– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyiapkan langkah besar untuk menghijaukan wilayah sekaligus menggerakkan ekonomi desa.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mewacanakan pembangunan sentra buah di seluruh 416 desa dan 19 kelurahan di Kabupaten Bogor.

Rudy mengatakan Pasar Petani Garuda yang berlokasi di Jalan Tegar Beriman, Cibinong dapat sebagai proyek percontohan.

Baca Juga:DPMD Kabupaten Bogor Ingatkan Batas Proposal Bankeu Sebelum Pekan Kedua Februari 2026Pendidikan Dominasi Usulan Musrenbang Babakan Madang, Anggaran Capai Rp17,4 Miliar

Ia menyebut, kebijakan tersebut dirancang untuk menyediakan lahan produktif bagi petani buah sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi lokal.

“Kita juga akan membangun beberapa desa-desa sentra buah yang akan kita keluarkan kebijakannya di 416 desa, 19 kelurahan,”kata Rudy di Cibinong, Jumat (30/1/2026).

Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Bogor berencana menggelar perlombaan Sentra Buah yang melibatkan seluruh 435 desa dan kelurahan.

Kompetisi ini ditujukan untuk mendorong kreativitas desa dalam mengembangkan kawasan hijau berbasis pertanian buah.

“Lomba ini untuk memperlihatkan Kabupaten Bogor menjadi lebih hijau dan memiliki ketahanan di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.

Menurutnya, setiap desa nantinya diharapkan mampu tumbuh sebagai pusat produksi buah dengan ciri khas masing-masing.

“Dan setiap desa akhirnya menjadi sebuah sentra-sentra buah yang ada di Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Baca Juga:Tak Perlu Selalu ke RSUD, Pemkab Bogor Perkuat Puskesmas dan Terapkan Zonasi KesehatanMain di Pinggir Kali, Bocah 3 Tahun di Cibinong Hilang Terbawa Arus

Sementara itu, Pemkab Bogor telah memulai realisasi program melalui pembangunan Pasar Petani Garuda. Pasar ini diproyeksikan menjadi pusat distribusi dan pemasaran hasil pertanian lokal.

Rudy mengungkapkan, pembangunan pasar tersebut saat ini baru mencapai sekitar 50 persen dan akan dilanjutkan pada tahun ini.

“Pembangunan infrastruktur penunjang baik lapak-lapak juga belum terbangun sepenuhnya dan akan kita lanjutkan di tahun 2026,” pungkasnya.

0 Komentar