bogorekspres.com, KOTA BOGOR– Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor sejak pagi hingga malam hari kembali memakan korban.
Seorang warga Kampung Jerokuta Kaum, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa longsoran tembok penahan tanah (TPT) pada Kamis (29/1/2026) malam.
Korban diketahui bernama Aminah (54). Saat kejadian sekitar pukul 18.45 WIB, korban tengah berada di teras rumahnya yang berdampingan langsung dengan jalan setapak dan TPT setinggi sekitar tiga meter.
Baca Juga:DPMD Kabupaten Bogor Ingatkan Batas Proposal Bankeu Sebelum Pekan Kedua Februari 2026Pendidikan Dominasi Usulan Musrenbang Babakan Madang, Anggaran Capai Rp17,4 Miliar
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, menjelaskan bahwa longsor terjadi secara tiba-tiba akibat struktur TPT yang tidak mampu menahan beban tanah setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi sepanjang hari.
“Korban sedang berada di teras rumah. Posisinya bersisian dengan jalan setapak dan tembok penahan tanah. Saat TPT ambrok, material longsoran langsung mengenai korban,” ujar Dimas saat dikonfirmasi, Jumat (30/1/2026).
Usai kejadian, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, unsur terkait, dan warga sekitar langsung melakukan evakuasi terhadap korban yang tertimbun material longsoran.
Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Melania untuk mendapatkan penanganan medis.Namun, nyawa korban tidak tertolong.
“Korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke RS Melania. Setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia pada malam yang sama,” jelasnya.
Sebagai langkah darurat, BPBD Kota Bogor telah melakukan pengamanan awal di lokasi kejadian dengan menutup area terdampak menggunakan terpal guna mengantisipasi potensi longsor susulan.
Selain itu, BPBD juga mencatat sejumlah kebutuhan mendesak, mulai dari penyediaan hunian sementara, bantuan logistik, perbaikan struktur TPT yang rusak, hingga pemasangan rambu peringatan di titik rawan longsor.
Baca Juga:Tak Perlu Selalu ke RSUD, Pemkab Bogor Perkuat Puskesmas dan Terapkan Zonasi KesehatanMain di Pinggir Kali, Bocah 3 Tahun di Cibinong Hilang Terbawa Arus
BPBD pun mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan lebat masih tinggi dalam beberapa waktu ke depan.
“Kami mengimbau warga yang tinggal di dekat lereng, bantaran sungai, maupun tembok penahan tanah agar lebih waspada dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah,” tandasnya.
