bogorekspres.com, KOTA BOGOR – Petugas gabungan mengevakuasi korban MY (17) yang nekat meloncat ke Sungai Cisadane beberapa waktu lalu.
Korban ditemukan di wilayah Ciseeng, Kabupaten Bogor, Minggu (1/2) setelah sebelumnya loncat dari Jembatan Cisadane, Kota Bogor, Kamis (29/1).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Dimas Tiko Prahadisasongko mengungkapkan, korban ditemukan sekitar 16 sampai 20 Kilometer (Km) dari titik awal kejadian.
Baca Juga:NasDem Kabupaten Bogor Resmikan Gedung DPD, Kang Aw : Simbol Komitmen dan Semangat Restoratif PartaiBupati Rudy Susmanto Perluas Car Free Day ke Seluruh Kecamatan, Cileungsi Jadi Awal
“Siang ini telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sejauh kurang lebih 16 – 20km di aliran Sungai Cisadane wilayah Putat Nutug,” ungkap Dimas saat dikonfirmasi.
Saat ini jenazah korban telah berada di RSUD Kota Bogor untuk melakukan identifikasi lebih lebih lanjut oleh Tim Inafis Polresta Bogor Kota.
Dirinya menambahkan, operasi pencarian resmi selesai dan ditutup langsung oleh Wali Kota Bogor Dedie A Rachim di Kecamatan Bogor Barat.
Sebagai informasi, MY diduga memiliki masalah keluarga dan sebelumnya sempat memiliki niat untuk mengakhiri nyawanya sendiri.
“Korban diduga memiliki masalah keluarga dan sebelumnya sempat beberapa kali menyampaikan niat bunuh diri kepada teman-temannya,” kata Koordinator Unit SAR Bogor, M Fazry dalam keterangannya.
Sepulang bersekolah dari SMKN 1 Ciomas, MY meminta saksi berinisial F untuk mengantar pulang melalui jalur Loji. Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) MY memutuskan untuk melompat dari jembatan.
“Korban meminta berhenti dan secara tiba-tiba melompat dari jembatan,” jelasnya.
Fazry menambahkan, teman-teman dari korban sempat melakukan pencarian tetapi tidak menemui titik terang dan melakukan koordinasi secara intensif dengan pihak panti asuhan tempat tinggal korban dan Polsek Bogor Barat.
Baca Juga:Kabupaten Bogor Jadi Tuan Rumah Rakornas 2026, Wamendagri Imbau Warga AntisipasiPemkab Bogor Siapkan Pameran Peninggalan Nabi Muhammad SAW Selama Ramadhan 2026
“Selanjutnya dilakukan koordinasi dengan pihak panti asuhan tempat korban tinggal dan dilaporkan ke Polsek Bogor Barat,” tuturnya.
