bogorekspres.com, KAB BOGOR– Setelah empat hari pencarian tanpa henti, pekerja kontraktor yang terpeleset saat memeriksa Jembatan Leuwiranji akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Jasad korban ditemukan di aliran Sungai Cisadane, wilayah Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (4/2/2026) pagi.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, mengatakan informasi penemuan jasad diterima posko SAR sekitar pukul 07.42 WIB dari warga setempat.
Baca Juga:Ketua DPRD Dampingi Bupati Bogor Sidak Perizinan Perumahan di SukamakmurSoroti Kapling Liar, Bupati Bogor Tegaskan Tata Ruang Demi Keselamatan Lingkungan
“Laporan yang kami terima menyebutkan adanya penemuan jasad di tepi aliran Sungai Cisadane, tepatnya di belakang Pasar Serpong, Tangerang Selatan,” ujar Adam saat dihubungi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi dan berhasil mengevakuasi jasad korban sekitar pukul 08.20 WIB.
“Korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup dan tersangkut di tepi sungai dalam keadaan meninggal dunia. Tim SAR segera melakukan evakuasi,” jelasnya.
Adam menuturkan, setelah jasad berhasil diangkat, pihak keluarga memastikan bahwa korban merupakan anggota keluarganya. Dengan demikian, operasi pencarian resmi dihentikan.
“Pada pukul 09.50 WIB, SAR Gabungan melaksanakan briefing sekaligus penutupan kegiatan operasi. Selama proses pencarian, tidak ditemukan kendala berarti,” pungkasnya.
Korban diketahui bernama Frangki (29), seorang pekerja kontraktor renovasi Jembatan Leuwiranji.
Ia diduga terpeleset ke Sungai Cisadane saat melakukan pemeriksaan teknis jembatan pada Minggu (1/2/2026) malam.
Sebelumnya, Camat Rumpin, Icang Aliudin menjelaskan peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh pihak pelaksana kontraktor.
Baca Juga:NasDem Kabupaten Bogor Resmikan Gedung DPD, Kang Aw : Simbol Komitmen dan Semangat Restoratif PartaiBupati Rudy Susmanto Perluas Car Free Day ke Seluruh Kecamatan, Cileungsi Jadi Awal
“Kejadian terjadi saat korban sedang mengecek baut-baut jembatan. Tiba-tiba korban terpeleset dan jatuh ke Sungai Cisadane,” kata Icang dalam keterangannya, Senin (2/2/2026).
Sejak kejadian itu, tim gabungan dari Forkopimcam Rumpin dan Gunungsindur, BPBD, hingga Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor melakukan pencarian intensif dari Minggu malam hingga Kamis pagi.
Sebagai informasi, Jembatan Leuwiranji merupakan akses utama penghubung Kecamatan Rumpin dan Gunungsindur.
Jembatan tersebut sempat ditutup total sejak 13 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026 untuk proses perbaikan konstruksi.
Proyek renovasi jembatan ini menelan anggaran sekitar Rp4,8 miliar, dengan masa pengerjaan berlangsung dari Desember 2025 hingga Januari 2026.
