Enam Hari Dicari, Lansia Pencari Besi Ditemukan Tewas di Kali Cipamingkis

Enam Hari Dicari, Lansia Pencari Besi Ditemukan Tewas di Kali Cipamingkis
Proses evakuasi jenazah Oding yang hanyut di kali Cipamingkis, Jonggol. Foto: BPBD Kabupaten Bogor
0 Komentar

bogorekspres.com, KAB BOGOR– Upaya pencarian selama enam hari akhirnya berujung duka.

Oding (67), warga yang dilaporkan hanyut saat mencari besi di aliran Kali Cipamingkis, Jonggol, Kabupaten Bogor, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Minggu (8/2/2026).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, mengatakan jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga setempat sekitar satu kilometer dari lokasi awal Oding dilaporkan menghilang.

Baca Juga:Danrem 061/Suryakencana Tanam 1.500 Pohon di Halaman Rumah Presiden Kolaborasi PMC dan Pemerintah Kecamatan Bojonggede Hijaukan Jalur Bomang

“Korban ditemukan oleh warga setempat dan langsung dilaporkan kepada tim SAR gabungan. Selanjutnya dievakuasi dan langsung diserahterimakan kepada pihak keluarga,” ujar Adam saat dihubungi, Senin (9/2/2026).

Adam menjelaskan, proses pencarian Oding dilakukan sejak Selasa (3/2/2026) dengan melibatkan tim SAR gabungan bersama unsur masyarakat setempat.

“Pencarian dilakukan selama enam hari, dari Selasa hingga Minggu,” katanya.

Sebelumnya, Oding dilaporkan tidak kembali ke rumah sejak Selasa siang saat beraktivitas mencari besi di Sungai Cipamingkis.

Camat Jonggol, Andri Rahman, menyebut korban diduga hanyut terbawa arus sungai.

“Infonya dari siang belum kembali ke rumah, diperkirakan hanyut di Kali Cipamingkis,” ujar Andri, Selasa (3/2/2026) malam.

Sejak laporan diterima, pihak kecamatan, BPBD, dan warga setempat langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Namun, pencarian sempat terkendala prosedur operasional standar (SOP), terutama pada malam hari.

Baca Juga:Rawat Hulu Ciliwung, Pemkab Bogor Bentuk Tim Khusus Pantau Pohon Selama SetahunBupati Bogor Ingatkan Partai Politik: Pasang Atribut Boleh, Asal Tak Rusak Estetika

“Pencarian dilakukan via darat, karena untuk SAR sungai tidak diizinkan SOP jika malam hari,” ungkap Adam Hamdani.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Jenazah Oding telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

0 Komentar