bogorekspres.com, KAB BOGOR– Polres Bogor bersama wartawan memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 dengan aksi nyata peduli lingkungan.
Mereka menanam pohon, menebar ribuan bibit ikan dan bermain arum jeram di aliran Sungai Cisadane, Caringin, Kabupaten Bogor, Minggu (8/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, Ketua PWI Kabupaten Bogor Dedy Firdaus, serta Ketua Pokja Wartawan Polres Bogor Putra Ramadhani.
Baca Juga:Danrem 061/Suryakencana Tanam 1.500 Pohon di Halaman Rumah Presiden Kolaborasi PMC dan Pemerintah Kecamatan Bojonggede Hijaukan Jalur Bomang
Aksi ini menjadi simbol kolaborasi pers dan kepolisian dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, kegiatan tersebut sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto melalui gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).
“Pada kesempatan ini kita melaksanakan doa bersama, dilanjutkan dengan penanaman pohon, kemudian pelepasan ikan di Sungai Cisadane,” kata AKBP Wikha Ardilestanto, dikutip Senin (9/2/2026).
Ia menegaskan, peringatan HPN bukan hanya seremoni, tetapi momentum memperkuat kekompakan antara kepolisian dan insan pers.
“Kami mengajak rekan-rekan pers untuk berkumpul sejenak, melatih kekompakan, dan mempererat kebersamaan dengan jajaran kepolisian,” ujarnya.
Menurut Wikha, kegiatan lingkungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menggerakkan masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi alam di sekitarnya.
“Kami menjalankan gerakan ASRI, yakni aman, sehat, resik, dan indah. Selain itu, kami mengajak masyarakat ikut menata dan menjaga lingkungan,” jelasnya.
Baca Juga:Rawat Hulu Ciliwung, Pemkab Bogor Bentuk Tim Khusus Pantau Pohon Selama SetahunBupati Bogor Ingatkan Partai Politik: Pasang Atribut Boleh, Asal Tak Rusak Estetika
Ia menambahkan, penebaran bibit ikan tidak hanya dilakukan di Sungai Cisadane, tetapi juga telah dilaksanakan secara merata di sejumlah aliran sungai lain di Kabupaten Bogor.
Sementara itu, bibit pohon juga dibagikan kepada warga untuk ditanam di berbagai titik.
“Kegiatan ini penting untuk mencegah bencana akibat kerusakan lingkungan. Kita harus melakukan upaya perbaikan. Jika kita menjaga lingkungan, maka lingkungan akan menjaga kita,” pungkasnya.
