“Jadi kita tata fisiknya, kita tata non fisiknya sekarang kan ada nilai. Kemudian pak bupati nanti secara konsep ada perubahan wajah tegar beriman,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ajat menambahkan, gerbang Tegar Beriman akan dibongkar dan dimundurkan ke belakang. Hal itu merupakan bagian dari penataan alun-alun Tegar Beriman.
Dia menilai, mundurnya gerbang Tegar Beriman dapat menghilangkan konsep private pemerintah dan menimbulkan kesan area publik.
Baca Juga:6 Tahun Bangunan Kelas SDN 02 Sasanawiyata Rusak, Ketua Komisi II Desak Pemkab Bogor Segera PerbaikiBupati Bogor: Pers Harus Jadi Pilar Kebenaran di Era Digital
“Pak bupati inginkan ga ada pager di depan, di depan nanti ilang pindah ke belakang. Jadi area lapangan tegar beriman itu betul-betul area terbuka,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor luncurkan anggaran sebesar Rp 11,1 Miliar untuk pembangunan alun-alun Tegar Beriman.
Melansir dari spse.inaproc.id, tertulis belanja modal taman (penataan lapangan tegar beriman, taman areal kantor bupati, dan taman Masjid Baitul Faidzin) memiliki Pagu Anggaran sebesar Rp. 11.161.988.000,00 dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp. 11.148.597.012,89.
Pembangunan tersebut dimenangkan oleh CV Melu Jaya Lestari dengan Harga Kontrak Rp 10.785.490.000, dengan Nilai PDN dan Nilai UMK yang sama.
