bogorekspres.com, KAB BOGOR– Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) akan membangun flyover Bojonggede-Kemang (Bomang) senilai hampir Rp150 miliar untuk memperlancar konektivitas ke wilayah Tegar Beriman.
“Berdasarkan dokumen detail engineering design (DED), kebutuhan anggaran pembangunan flyover Bomang hampir Rp150 miliar,” ujar Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Selasa (10/2/2026).
Flyover ini diproyeksikan memberikan akses langsung menuju Kemang dan Parung tanpa harus melewati Tol BORR, sehingga diharapkan mengurangi kemacetan di jalur utama.
Baca Juga:Kecamatan Megamendung Rubah Simpang Pasar Sukamanah Jadi Kawasan Terpadu ModernPimpin Rapat RKPD 2027, Bupati Bogor Minta Pembangunan Lebih Terarah dan Terukur
Rudy menjelaskan, pembangunan akan dimulai pada 2027 melalui tahap penetapan lokasi, appraisal, dan pembebasan lahan oleh Pemkab Bogor.
“Lahan dipersiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, sedangkan pelaksanaan infrastruktur akan disesuaikan dengan kewenangan pemerintah provinsi,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bogor, Suryanto Putra, menambahkan, flyover Bomang akan dibangun satu jalur dengan lebar sekitar 10 meter.
“Artinya, kita akan mengoptimalkan jalur lambat yang sedang dibangun jembatanya. Flyover-nya dibikin satu jalur tetapi lebarnya 10 meteran, itu di angka 140-an, bisa kurang lebih termasuk belum hitungan lainnya,” jelasnya.
Pembangunan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Bogor, sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di akses utama menuju Kemang-Parung.
