bogorekspres.com, KOTA BOGOR– Kawasan Suryakencana di Kota Bogor berubah drastis hanya dalam sehari. Dalam kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) yang digelar Jumat (13/2/2026), sekitar 60 ton sampah berhasil diangkut dari lima titik utama kawasan tersebut.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengerahkan hampir 20 armada untuk membersihkan tumpukan sampah yang didominasi sisa sayuran, kayu, peti, beronjong, kardus, hingga sampah domestik lainnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, Denni Wismanto, mengatakan armada yang diturunkan merupakan kolaborasi lintas perangkat daerah.
Baca Juga:Diterjang Angin Kencang, Stadion Pakansari Porak-poranda : Satu Orang LukaHujan Deras Rendam Dua Desa Dekat Kediaman Presiden
“Hampir 20 armada kami kerahkan, terdiri dari 12 truk besar dan 6 pickup. Armada ini berasal dari PDAM, Perumkim, dan Dinas Lingkungan Hidup. Total sampah yang berhasil kita angkut lebih dari 60 ton,” ujarnya.
Lima titik utama yang menjadi fokus pembersihan meliputi Jalan Lawang Seketeng, Jalan Pedati, Jalan Bata, Jalan Kelenteng, dan Jalan Roda.
Petugas menyisir kawasan tersebut sejak pagi dengan dukungan berbagai unsur masyarakat dan organisasi perangkat daerah (OPD).
Denni menjelaskan, sebagian besar sampah yang diangkut merupakan campuran organik dan non-organik, sehingga membutuhkan penanganan lanjutan.
“Mayoritas sampah berasal dari sisa sayuran, kayu, kotak-kotak, beronjong, peti, dan sampah domestik lainnya. Sekitar 60 ton sampah itu berhasil kita angkut sebagai upaya menjaga kebersihan di Kota Bogor,” katanya.
Ia menambahkan, sampah organik kemungkinan akan dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA), sementara sampah plastik dan non-organik lainnya dapat dikelola lebih lanjut agar memiliki nilai guna.
Menurut Denni, persoalan utama terletak pada kebiasaan masyarakat yang masih mencampur sampah sejak dari sumbernya.
Baca Juga:Ketua Komisi I DPRD Ikut Bantu Salurkan Bantuan CSR Perbaikan MCK Sekolah di Babakan MadangBupati Bogor Rudy Susmanto Dianugerahi Brevet Kehormatan Paspampres
“Kalau sampah bercampur memang agak berat penindakan setelahnya. Semoga kegiatan ini sekaligus mengedukasi masyarakat untuk memilah dan membedakan sampah sejak awal. Mudah-mudahan dengan kegiatan rutin seperti ini, Kota Bogor bisa jauh lebih bersih lagi,” tuturnya.
