bogorekspres.com, KOTA BOGOR– Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) kembali membuka lapak di kawasan sekitar Pasar Bogor meski Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sebelumnya telah melakukan penertiban.
Para pedagang memilih tetap berjualan karena momentum menjelang Ramadan dan Lebaran 2026 dinilai sebagai periode paling ramai pembeli sekaligus penopang kebutuhan ekonomi mereka.
Sebelumnya, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq melakukan pembersihan area pada Senin (16/2/2026).
Baca Juga:Dukung Program Indonesia ASRI, Polres Bogor Bersihkan 36 Masjid Jelang Ramadan Diduga Sebabkan Banjir, Pemkab Bogor Setop Sementara Proyek Spring ValleyÂ
Pemkot Bogor meminta para PKL segera pindah ke lokasi relokasi yang telah disiapkan, yakni Pasar Gembrong Sukasari dan Pasar Jambu Dua.
Namun, pada Rabu (18/2/2026), sejumlah pedagang masih tampak berjualan di Jalan Bata dan sekitarnya.
Mereka mengaku telah menerima imbauan bahkan peringatan langsung dari petugas, tetapi memilih bertahan sementara waktu hingga Lebaran.
“Iya memang sudah dilarang, tapi karena sekarang sudah mau puasa dan nanti Lebaran jadi tanggung. Di sini ramai pembeli, jadi kami mau berjualan di sini dulu saja sampai Lebaran nanti,” ujar Siti (44), pedagang sayuran, saat ditemui di kawasan Pasar Bogor.
Sementara itu, pedagang buah, Andri (38), menyampaikan alasan serupa. Ia mengaku telah mengetahui rencana relokasi, tetapi belum siap pindah dalam waktu dekat karena khawatir kehilangan pelanggan.
“Kami dengar mau dipindahkan ke Pasar Gembrong Sukasari sama Pasar Jambu Dua. Tapi pembeli kan belum terlalu tahu lokasi itu. Kalau di sini sudah pada tahu, jadi karena sekarang mau puasa kami paksa jualan sebentar di sini sampai Lebaran,” kata Andri.
Kemudian, Rizal (36), pedagang sayuran lainnya, mengaku ingin menghabiskan stok dagangan yang telah dibeli dalam jumlah besar. Ia menilai lokasi lama lebih menjamin perputaran barang karena sudah memiliki pelanggan tetap.
Baca Juga:Ribuan Warga Bogor Ikuti Kolaborun: Lari Inklusif untuk Semua Lapisan MasyarakatKabupaten Bogor Prioritaskan Penanganan Sampah dengan Gerakan ASRI
“Sudah tahu tidak boleh jualan lagi di sini, tapi sayang kalau pindah sekarang. Pembeli langganan biasanya ke sini, lokasinya juga strategis. Jadi mau menghabiskan jualan dulu. Nanti habis Lebaran baru pindah,” ucap Rizal.
Pemkot Bogor menegaskan penertiban dilakukan untuk menata kawasan Pasar Bogor agar lebih tertib, bersih, dan aman.
