Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan harus dirasakan merata. Di barat ada jalan yang dibangun, termasuk Parung Panjang hingga Gunung Sindur, di timur ada jalan yang ditingkatkan. Jalan desa kita dorong melalui program Satu Miliar Satu Desa, dan setiap aduan masyarakat kita respons dengan perbaikan nyata,” ujarnya, Kamis (19/2).
Ia menambahkan, infrastruktur yang memadai akan mempercepat pergerakan ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
Baca Juga:Dukung Program Indonesia ASRI, Polres Bogor Bersihkan 36 Masjid Jelang Ramadan Diduga Sebabkan Banjir, Pemkab Bogor Setop Sementara Proyek Spring ValleyÂ
“Jalan yang baik mempercepat pergerakan ekonomi, jembatan menghubungkan harapan, dan drainase yang tertata menjaga keberlanjutan lingkungan. Inilah komitmen kami menghadirkan pembangunan yang nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Dengan capaian lebih dari 516 kilometer jalan dalam satu tahun, Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan ritme pembangunan tetap terjaga, kualitas konstruksi terus diawasi, serta dampak ekonomi yang inklusif semakin meluas.
Infrastruktur yang masif ini menjadi fondasi kuat bagi Kabupaten Bogor untuk tumbuh lebih cepat, merata, dan kompetitif di tingkat regional maupun nasional.
