IPM Naik di Era Dedie-Jenal, Apakah Dampaknya Terasa hingga Akar Rumput?

IPM Naik di Era Dedie-Jenal, Apakah Dampaknya Terasa hingga Akar Rumput?
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim saat memberikan keterangannya. Foto: Sekar Andini /bogorekspres.com
0 Komentar

Sementara di bidang pendidikan, pemerintah meresmikan sejumlah sekolah baru dan merencanakan pembangunan SMA melalui kerja sama dengan pemerintah provinsi.

“Ini baru tahun pertama dan ada rencana kegiatan yang akan mengakselerasi penurunan kemiskinan, peningkatan kesehatan, pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan sosial,” kata Dedie.

Di balik capaian tersebut, Dedie mengakui pemerintah daerah menghadapi tantangan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat serta perubahan alokasi transfer daerah sekitar Rp300 miliar. Meski demikian, ia menilai kondisi itu harus dijawab dengan kolaborasi dan inovasi.

Baca Juga:Mahasiswa Bogor Desak Bea Cukai Bongkar Aktor Intelektual Kasus PT Golden Agin NusaWarga Bogor Puas dengan Kinerja Setahun Rudy Susmanto–Ade Ruhandi

Ia juga menekankan pentingnya integrasi data bantuan sosial agar program intervensi tepat sasaran dan mampu mengangkat keluarga prasejahtera menjadi sejahtera.

“Kami ingin kalau datanya valid, satu keluarga bisa menerima intervensi program secara terpadu sehingga dalam kurun waktu tertentu bisa bergraduasi dari prasejahtera menjadi sejahtera,” ujarnya.

Menanggapi kritik publik, Dedie memastikan pemerintahannya terbuka terhadap masukan.

“Kami sangat terbuka dengan kritik. Itu menjadi pemicu untuk kami Pemkot Bogor memperbaiki diri dan bekerja lebih baik lagi untuk seluruh masyarakat Kota Bogor,” tandasnya.

0 Komentar