bogorekspres.com, KOTA BOGOR– Nuansa berbeda terasa di Kelenteng Phan Ko Bio, Kampung Pulo Geulis, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, yang masih dihiasi atmosfer Imlek di tengah bulan suci Ramadan 2026.
Lampion merah terlihat masih menghiasi kawasan kelenteng, sementara warga beragama muslim berkumpul di dalamnya untuk menunggu waktu berbuka puasa bersama, Senin (23/2/2026).
Pada kegiatan tersebut, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, juga terlihat turut hadir dan bersilaturahmi dengan pengurus kelenteng serta masyarakat sekitar, sekaligus juga melangsungkan buka puasa bersama di dalam kelenteng.
Baca Juga:Tambang Ilegal Parung Panjang Dilaporkan ke Kejari Bogor, Kerugian Negara Ditaksir Rp49,4 MiliarMahasiswa Bogor Desak Bea Cukai Bongkar Aktor Intelektual Kasus PT Golden Agin Nusa
Menurut Dedie, momentum Imlek yang beriringan dengan Ramadan pada tahun 2026 ini menjadi momen langka sekaligus kesempatan untuk memperkuat sinergi dan toleransi antarumat beragama di Kota Bogor.
“Masih dalam suasana Imlek, tetapi juga masuk bulan suci Ramadan. Ini kesempatan yang langla dan sangat baik untuk bersilaturahmi dan menguatkan kolaborasi, kemudian juga meningkatkan toleransi antara umat beragama,” ujarnya di Kelenteng Phan Ko Bio, Bogor Tengah, Senin (23/2/2026) malam.
Ia menilai kerukunan warga di sekitar Kelenteng Phan Ko Bio sudah terjalin dengan baik dan kawasan Pulo Geulis tersebut juga dikenal memiliki toleransi antarumat beragama yang kuat.
Bahkan pada kesempatan buka bersama kali ini, Kelenteng Phan Ko Bio juga menyediakan beragam makanan untuk umat muslim yang berbuka puasa di dalam Kelenteng.
“Kenyataannya semua warga di sekitaran Kelenteng ini semuanya bertoleransi baik,
Tidak ada sesuatu permasalahan apapun terkait dengan latar belakang perbedaan agama dan sebagainya. Jadi, inilah Bogor di bulan suci Ramadan yang penuh berkah dan ampunan, kita pun bisa bahkan buka puasa di Kelenteng,” katanya.
Sementara itu, pengurus Kelenteng Pan Kho Bio, Candra Kusuma, mengapresiasi kunjungan Wali Kota Bogor ke Kampung Pulo Geulis yang memiliki aset bersejarah berupa kelenteng tersebut.
Baca Juga:Warga Bogor Puas dengan Kinerja Setahun Rudy Susmanto–Ade RuhandiSetahun Kepemimpinan Bupati Bogor, Akses Desa hingga Pelosok Kian Terhubung
Ia mengatakan, pihak pengurus kelenteng sangat terbuka terhadap kebersamaan antarumat beragama, terlebih pada momen Imlek dan Ramadan yang waktunya berdekatan pada tahun 2026 ini.
Lebih dari itu, di dalam bangunan Kelenteng Phan Ko Bio juga terdapat musala yang dapat digunakan warga Muslim untuk beribadah kapan pun. Bahkan, pengurus kelenteng juga terbuka untuk berbagai kegiatan lintas agama lainnya.
