Dishub Kota Bogor Imbau Pengendara Hindari Jalan Lawanggintung, Penebangan Pohon Picu Potensi Macet

Dishub Kota Bogor Imbau Pengendara Hindari Jalan Lawanggintung, Penebangan Pohon Picu Potensi Macet
Kawasan Jalan Lawanggintung yang merupakan jalan satu arah di Kecamatan Bogor Selatan terlihat sedikit tersendat akibat penebangan dan pemangkasan pohon di sisi jalan. Foto: Sekar Andini /bogorekspres.com
0 Komentar

bogorekspres.com, KOTA BOGOR– Dinas Perhubungan Kota Bogor mengimbau pengendara untuk sementara waktu menghindari Jalan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan.

Penebangan dan pemangkasan pohon di sisi jalan tersebut berpotensi menghambat arus lalu lintas, terutama bagi warga yang menuju pusat Kota Bogor dan kawasan BTM.

Kepala Dishub Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, menegaskan aktivitas penebangan dilakukan sebagai bagian dari proses cut and fill pembangunan trase baru pengganti Jalan Saleh Danasasmita, Batutulis, yang mengalami keretakan sejak Januari 2026.

Baca Juga:Perkuat Integritas Pembangunan, Bupati Bogor Ajak KPK Awasi Seluruh Proyek StrategisBupati Bogor Pastikan Jalan Parung–Kemang Aman untuk Pemudik

“Artinya diinformasikan kepada pengguna jalan yang akan menuju pusat kota atau ke BTM, untuk sementara dihindari dulu melalui Jalan Lawang. Karena ada penebangan pohon yang cukup menghambat lalu lintas,” ujar Sujatmiko, Rabu (25/2/2026).

Ia menjelaskan, Jalan Lawanggintung yang memiliki empat lajur dua lajur di masing-masing sisitidak ditutup sepenuhnya.

Namun, saat proses penebangan berlangsung, sebagian lajur akan digunakan untuk kegiatan tersebut sehingga arus kendaraan menyempit.

Dalam kondisi tertentu, petugas bahkan akan menghentikan arus kendaraan sesaat demi keamanan.

“Jalan ini sebenarnya empat lajur, dua lajur dan dua lajur. Saat penebangan di sisi jalan dilakukan, sebagian lajur digunakan, jadi arus kendaraan kami atur,” katanya.

Dishub Kota Bogor menyiagakan petugas di lokasi untuk mengatur lalu lintas agar tetap berjalan normal.

Meski tidak ada rekayasa lalu lintas khusus, potensi kepadatan tetap terbuka, terutama pada jam sibuk pagi dan siang hari.

Baca Juga:Tambang Ilegal Parung Panjang Dilaporkan ke Kejari Bogor, Kerugian Negara Ditaksir Rp49,4 MiliarMahasiswa Bogor Desak Bea Cukai Bongkar Aktor Intelektual Kasus PT Golden Agin Nusa

Kegiatan penebangan pohon ini berlangsung sejak pagi hingga siang dan diperkirakan berjalan paling lama dua pekan ke depan.

Bagi pengendara yang ingin perjalanan lebih cepat, Dishub menyarankan menggunakan jalur alternatif seperti Jalan Pajajaran, kawasan Tugu Kujang, atau Jalan Otista.

“Tidak ada rekayasa lalu lintas hanya imbauan, jadi jalan tetap berjalan seperti biasa. Hanya bagi yang terburu-buru bisa mencoba lewat Jalan Pajajaran, melalui Tugu Kujang atau Jalan Otista,” tutupnya.

0 Komentar