Pria Asal Banten Ditemukan Meninggal di Pos Ronda Cibinong, Tak Ada Tanda Kekerasan

Pria Asal Banten Ditemukan Meninggal di Pos Ronda Cibinong, Tak Ada Tanda Kekerasan
Ilustrasi penemuan jenazah ODGJ di Cikaret. Foto: Warga
0 Komentar

bogorekspres.com, KAB BOGOR -Seorang pria berinisial BA (35), warga asal Banten, ditemukan meninggal dunia di sebuah pos ronda di Jalan Raya Cikaret, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (24/2/2026) sore.

Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan menyebut korban diketahui telah lama menderita sakit serta memiliki gangguan mental.

Kanit Reskrim Polsek Cibinong, AKP Yunli Pangestu, menjelaskan peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang saksi berinisial PR. Sekitar pukul 16.00 WIB, PR melihat korban masih duduk seorang diri di pos ronda.

Baca Juga:Perkuat Integritas Pembangunan, Bupati Bogor Ajak KPK Awasi Seluruh Proyek StrategisBupati Bogor Pastikan Jalan Parung–Kemang Aman untuk Pemudik

Menjelang waktu berbuka puasa, saksi kembali ke rumah untuk bersiap. Namun, sekitar pukul 18.30 WIB, ia memutuskan mendatangi kembali pos ronda tersebut. Saat itulah ia mendapati BA sudah tergeletak tak bernyawa.

“PR keluar dari rumah menuju ke pos ronda dan melihat BA sudah tergeletak di pos ronda dalam keadaan sudah meninggal dunia,” ujar Yunli saat dikonfirmasi, Rabu (25/2/2026).

Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera melapor kepada Ketua RT dan warga sekitar. Tak lama berselang, aparat kepolisian tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi jenazah ke RSUD untuk menjalani pemeriksaan visum luar serta proses identifikasi.

“Tidak lama pihak kepolisian datang dan korban dibawa ke RSUD untuk dilakukan pemeriksaan/visum luar dan akan dilakukan identifikasi,” katanya.

Polisi menyebut keluarga korban langsung membawa jenazah BA kembali ke kampung halamannya di Banten pada malam harinya.

Yunli menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga, korban memang telah lama menderita sakit. Bahkan, kondisi tersebut sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

“Jadi gini, itu memang orang Banten, tapi ini sudah diambil oleh keluarganya. Ternyata dia itu memang sakitnya sudah lama, sudah tahunan dan dia ODGJ,” jelas Yunli.

Baca Juga:Tambang Ilegal Parung Panjang Dilaporkan ke Kejari Bogor, Kerugian Negara Ditaksir Rp49,4 MiliarMahasiswa Bogor Desak Bea Cukai Bongkar Aktor Intelektual Kasus PT Golden Agin Nusa

Meski demikian, pihak keluarga tidak menjelaskan secara rinci penyakit yang diderita korban.

“Kalau sakitnya, keluarganya tidak ngasih tahu sakitnya apa. Cuma dia bilang sakitnya sudah lama, terus dia juga memang ada gangguan mental,” pungkasnya.

0 Komentar