bogorekspres.com, KOTA BOGOR– Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mensterilkan Jalan Pedati, Pasar Bogor menuai keluhan dari para pedagang.
Mereka menilai kebijakan tersebut berpotensi menurunkan penghasilan karena pelanggan sudah terbiasa berbelanja di lokasi lama, tepat di sekitar Pasar Bogor.
Sejumlah pedagang sayuran mengaku keberatan jika harus pindah ke lokasi relokasi yang disiapkan Pemkot, yakni Pasar Gembrong Sukasari dan Pasar Jambu Dua.
Baca Juga:14 Kepala Desa di Kabupaten Bogor Bermasalah, Satu Kasus Berujung Pidana Bupati Rudy Susmanto Bangga, Atlet NPCI Kabupaten Bogor Ukir Prestasi Emas
Mereka juga khawatir kehilangan pelanggan setia yang selama ini mengingat lapak mereka di Jalan Pedati.
Ahmad (26), pedagang sayur yang sehari-hari berjualan di kawasan itu, menilai relokasi justru akan mempersulit pedagang kecil mencari nafkah.
“Sangat merugikan, susah. Jadi susah cari rezeki. Udah pada inget di sini (Jalan Pedati), udah pada tau,” ujar Ahmad saat ditemui di Jalan Pedati, Selasa (27/1/2026).
Keluhan serupa disampaikan Didi (43), pedagang sayur lainnya. Ia menilai pemindahan lokasi akan berdampak langsung pada penurunan pendapatan.
“Ngerugiin, penghasilan kita enggak ada, berkurang,” kata Didi.
Meski merasa dirugikan, Didi mengaku tetap akan mengikuti keputusan pemilik lapak jika diminta pindah.
Ia menegaskan tetap berusaha bertahan dengan berjualan demi memenuhi kebutuhan hidup.
“Kalau yang namanya rezeki mah kurang tau ya, asal kita berusaha pasti ada lah rezeki sedikit-sedikit mah,” jelasnya.
Baca Juga:DLH Siap Segel Perusahaan Jika Terbukti Buang Limbah di Situ CitongtutPansel Buka Nama-nama 15 Calon Direksi Perumda Tirta Pakuan
Sebagai informasi, Perumda Pasar Pakuan Jaya bersama Pemkot Bogor berencana melakukan pembongkaran struktur bangunan utama Pasar Bogor dan Plaza Bogor dalam waktu dekat.
Untuk mendukung proses tersebut, Jalan Pedati akan difungsikan sebagai area antrean kendaraan berat yang terlibat dalam aktivitas pembongkaran.
Pemkot Bogor pun telah menyiapkan opsi relokasi bagi para pedagang ke Pasar Gembrong di Kecamatan Sukasari dan Pasar Jambu Dua.
Namun, hingga kini, sebagian pedagang masih berharap ada solusi yang tidak mengorbankan mata pencaharian mereka.
