Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, turut mengapresiasi kemeriahan dan kekompakan seluruh elemen yang terlibat.
Ia menilai kekuatan utama perayaan ini terletak pada kolaborasi masyarakat, komunitas, dan pemerintah daerah.
“Selain Bogor istimewa karena kolaborasinya, juga dengan toleransinya. Tahun ini agak berbeda karena berlangsung di bulan Ramadan. Panitia pun menyesuaikan dengan sangat elegan, mulai dari bazar Ramadan hingga waktu acara setelah salat tarawih,” kata Bima.
Baca Juga:Sakit Hati Berujung Maut, Begini Motif Pembunuhan Pasutri WNA PakistanPelaku Pembunuhan Pasutri WNA Pakistan di Puncak DitangkapÂ
Ia menegaskan, momen kebersamaan seperti ini penting dijaga di tengah berbagai tantangan dan perbedaan yang ada di masyarakat.
“Kalau kita berangkat hanya dari perbedaan, tidak akan ada ujungnya. Kita harus memperkuat kebersamaan, dan malam ini kebersamaan itu terlihat di Kota Bogor melalui gelaran Cap Go Meh ini,”pungkasnya.
