bogorekspres.com, KAB BOGOR– Bupati Bogor, Rudy Susmanto meresmikan sejumlah fasilitas kesehatan baru di RSUD Bhakti Padjajaran, Cibinong, Rabu (4/3).
Layanan kesehatan baru itu yakni Inovasi Force Stroke (Sode Stroke) dan Digital Substraction Angiography (DSA), Pelayanan Jantung Anak Intervensi.
Kemudian, Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS), Pelayanan Kemoterapi dan layanan Publikasi Penghargaan WBK dan Pencanangan Zona Integrasi Menuju WBBM.
Baca Juga:Bernard Dwiputra Deklarasikan Diri Maju Jadi Calon Ketua HIPMI Kabupaten Bogor 2026-2029Smartren Ekologi Cetak Generasi Berakhlak, Sekda Ajat : Ini Investasi SDM Masa Depan
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengaku bangga RSUD milik Kabupaten Bogor terus melakukan transformasi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bogor dan sekitarnya.
“Kami datang melihat haru dan bangga rumah sakit kita bertransformasi menjadi rumah sakit yang betul-betul mengikuti perkembangan zaman dunia kesehatan,”ucapnya.
“Salah satu yang membuat kita bangga sebagai warga masyarakat Kabupaten Bogor adalah salah satu fasilitas yang hari ini diresmikan yaitu DSA,” katanya.
Ia mengaku, pelayanan-pelayanan baru itu untuk kepentingan masyarakat dalam melakukan percepatan penanganan pengobatan, khususnya bagi warga membutuhkan metode DSA yang Profesor Dr. Terawan.
“Di Indonesia sendiri kurang lebih baru ada 6 rumah sakit yang mengoperasikan metode pengobatan ini dan Alhamdulillah Kabupaten Bogor masuk dari salah satu 6 rumah sakit yang ada,” jelasnya.
Tak hanya itu, dirinya mengaku RSUD Bhakti Padjajaran merupakan RSUD yang benar-benar merakyat dengan pengobatan DSA yang bisa menggunakan BPJS.
“Kalau berobatnya ke beberapa rumah sakit lain biayanya cukup mahal. Bahkan biayanya satu kali penanganan bisa 60 sampai 70 juta rupiah,”tuturnya.
Baca Juga:Sakit Hati Berujung Maut, Begini Motif Pembunuhan Pasutri WNA PakistanPelaku Pembunuhan Pasutri WNA Pakistan di Puncak DitangkapÂ
Kata Rudy, RSUD Bhakti Pajajaran dengan metode pengobatan yang sama dapat menggunakan BPJS.
Politisi Partai Gerindra itu juga menyampaikan bahwa dirinya serius dalam melayani kesehatan masyarakat dengan memberikan universal Health Coverage (UHC) untuk warga Kabupaten Bogor 100 persen.
“Kami salah satu dan mungkin satu-satunya Kabupaten di Indonesia dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia yang berani mengambil langkah bersama DPRD di Kabupaten Bogor menerapkan universal health coverage UHC 100 persen dengan anggaran hampir Rp1 triliun rupiah per tahun,” pungkasnya.
