Pakai Topeng Lionel Messi, Komplotan WNA China Bobol Rumah di Bogor

Pakai Topeng Lionel Messi, Komplotan WNA China Bobol Rumah di Bogor
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Aji Riznaldi (tengah) bersama pihak Imigrasi Bogor (kiri) dan pihak Imigrasi Ngurah Rai (kanan) saat menunjukkan barang bukti di Mapolresta Bogor Kota, Selasa(5/5/2026). Foto: Sekar Andini / bogorekspres.com
0 Komentar

bogorekspres.com, KOTA BOGOR– Polisi mengungkap aksi pencurian dengan pemberatan yang dilakukan komplotan warga negara asing (WNA) asal China yang menyasar sebuah rumah di Bogor Selatan, Kota Bogor.

Para pelaku diduga menjalankan aksi secara terorganisir dan lintas negara dengan pola pemantauan lokasi sebelum beraksi.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Aji Riznaldi, mengatakan aksi terjadi pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 20.45 WIB di sebuah rumah di Jalan Cendana, Kelurahan Kertamaya.

Baca Juga:Pemkab Bogor Sebut Tanah Cijayanti–Bojong Koneng Labil, Warga Diminta Tak Bangun Tanpa Kajian TeknisTata Babakan Madang, Pemkab Bogor Ganti Atap Asbes Jadi Genteng Lewat Program CSR

Pemilik rumah, Susanto, saat itu berada di Tiongkok dan pertama kali mengetahui kejadian melalui sistem CCTV di ponselnya.

“Korban mengetahui adanya pergerakan orang di dalam rumah melalui CCTV, kemudian saat dicek, benar telah terjadi pencurian. Langsung dilaporkan melalui orang tuanya kepada pihak kami kepolisian,” ujar Aji, Selasa (5/5/2026).

Dari hasil penyelidikan, polisi mengidentifikasi empat pelaku berinisial Rifu Wu, Jianxiong Wu, Annian Lu, dan Liangxing Su. Tiga pelaku masuk ke dalam rumah, sementara satu lainnya menunggu di luar.

Mereka membobol rumah dari bagian belakang dengan memanfaatkan rumah kosong di sebelah lokasi sebagai akses masuk.

Para pelaku juga merusak pintu kamar dan brankas menggunakan linggis besi. Untuk menghindari identifikasi, mereka mengenakan topeng bergambar wajah Lionel Messi, sarung tangan hitam, serta pakaian tertutup saat beraksi.

Polisi mengungkap komplotan ini sudah lebih dulu melakukan survei lokasi. Dua hari sebelum aksi utama, mereka sempat mencoba memasuki kawasan perumahan di Rancamaya namun diusir petugas keamanan karena tidak dapat menjelaskan tujuan kedatangan.

“Pelaku sempat ditegur oleh satpam, namun tidak bisa menjelaskan tujuan kedatangannya sehingga akhirnya diusir keluar dari perumahan di Rancamaya,” kata Aji.

Baca Juga:Laka Tunggal, Pemotor Tewas Usai Tabrak Trotoar di Puncak BogorBPBD Catat Pergerakan Tanah di Babakan Madang : 7 Rumah Rusak dan 28 Warga Mengungsi

Sehari sebelum kejadian, para pelaku mengganti kendaraan dari Toyota Innova menjadi Toyota Alphard untuk mobilitas. Mobil tersebut terpantau membawa pelaku dari Jakarta menuju Bogor sebelum menurunkan mereka di sekitar lokasi kejadian.

Setelah beraksi, para pelaku langsung meninggalkan Indonesia pada 23 Maret 2026 dini hari.

“Setelah melakukan pencurian, para pelaku langsung meninggalkan Indonesia pada hari Senin tanggal 23 Maret 2026 sekira pukul 04.30 WIB,” ujar Aji.

0 Komentar