Warga lainnya, Susi dari Tegallega, menilai penyelenggara seharusnya konsisten dengan jadwal yang telah diumumkan kepada masyarakat.
“Kita kan bukan minta, kita cuma nuker uang. Sesuai jadwal saja. Katanya jam 3, tapi ternyata sudah habis. Kecewa. Kita sudah luangin waktu, ada yang izin kerja, kita juga lagi puasa ini,”tuturnya.
Petugas Satpol PP Kota Bogor sempat turun tangan untuk meredakan ketegangan di lokasi. Setelah situasi tidak kondusif, mobil kas keliling akhirnya meninggalkan area sekitar pukul 16.00 WIB.
Baca Juga:Jaga Ketertiban, Polres Bogor Larang Warga Konvoi Saat Malam TakbiranStadion Pakansari Jadi Lokasi Shalat Idul Fitri 1447 H, Bupati Bogor Ajak Warga RamaikanÂ
Sekitar pukul 17.00 WIB, warga mulai membubarkan diri dan situasi kembali kondusif.
Layanan penukaran uang rencananya akan kembali dibuka pada Jumat (13/3/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga kuota habis. Namun kupon yang sempat dibagikan pada hari ini tidak berlaku untuk penukaran pada hari berikutnya.
Sejumlah warga berharap panitia dapat memperbaiki sistem antrean agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kalau bisa didata online saja, jadi yang masuk satu-satu menukar uang di ruangan. Antreannya juga diperbanyak supaya tidak rusuh,”pungkasnya.
