bogorekspres.com, KAB BOGOR – Seorang pria berinisial DS ditemukan meninggal dunia di dalam selokan di kawasan Jalan Pancasila IV, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jumat (1/5/2026) dini hari.
Polisi menduga korban meninggal setelah mengalami sakit saat berkendara, lalu terjatuh dan terbentur aspal.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga sekitar pada pukul 01.00 WIB. Saksi awalnya melihat sepeda motor Honda Beat terparkir di pinggir jalan tanpa pemilik.
Baca Juga:Pemkab Bogor Sebut Tanah Cijayanti–Bojong Koneng Labil, Warga Diminta Tak Bangun Tanpa Kajian TeknisTata Babakan Madang, Pemkab Bogor Ganti Atap Asbes Jadi Genteng Lewat Program CSR
Merasa curiga, ia kemudian mencari keberadaan pengendara tersebut hingga akhirnya menemukan korban dalam kondisi telungkup di dalam selokan.
Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby Kartika Putra, menjelaskan bahwa korban ditemukan sudah tidak sadarkan diri saat pertama kali terlihat oleh saksi.
“Saksi melihat sekeliling untuk mencari pemilik sepeda motor tersebut. Namun saat melihat ke dalam selokan, ia kaget karena melihat seorang laki-laki tak dikenal yang tidak sadarkan diri dengan posisi telungkup dan tidak ada respons sama sekali,” ujarnya.
Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Gunung Putri langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menduga korban mengalami kondisi kesehatan tertentu saat berkendara, yang menyebabkan ia kehilangan kendali hingga terjatuh.
“Laki-laki itu diduga meninggal akibat sakit lalu terjatuh saat mengendarai sepeda motor, terbentur aspal, dan akhirnya masuk ke dalam selokan,” jelasnya.
Polisi juga menemukan sejumlah luka pada tubuh korban yang diduga akibat benturan saat kejadian.
Baca Juga:Laka Tunggal, Pemotor Tewas Usai Tabrak Trotoar di Puncak BogorBPBD Catat Pergerakan Tanah di Babakan Madang : 7 Rumah Rusak dan 28 Warga Mengungsi
“Terdapat luka lecet di bagian dahi, kaki kanan, dan bawah dagu, serta luka terbentur di bagian belakang kepala. Luka tersebut diduga akibat terjatuh ke selokan,” tambahnya.
Pihak keluarga korban diketahui menolak dilakukan autopsi dan telah membuat pernyataan resmi terkait keputusan tersebut.
