bogorekspres.com, KOTA BOGOR Pemerintah Kota Bogor terus mematangkan rencana pemekaran wilayah, khususnya di Kecamatan Bogor Barat dan Bogor Selatan, guna menjawab kebutuhan pelayanan publik yang semakin kompleks.
Hingga kini, proses tersebut masih berada dalam tahap pengkajian mendalam sebelum keputusan final diambil.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa rencana pemekaran tidak berhenti, melainkan terus berjalan seiring dengan evaluasi kebutuhan dan kesiapan teknis di lapangan.
Baca Juga:Pemkab Bogor Sebut Tanah Cijayanti–Bojong Koneng Labil, Warga Diminta Tak Bangun Tanpa Kajian TeknisTata Babakan Madang, Pemkab Bogor Ganti Atap Asbes Jadi Genteng Lewat Program CSR
“Pemekaran kecamatan masih dalam proses, tidak berhenti. Karena memang ada kebutuhan, tetapi kita masih perlu mendetailkan proses dan teknis di lapangan,” ujar Dedie, Rabu (29/4/2026).
Ia mengungkapkan, salah satu skenario yang tengah dipertimbangkan adalah pemisahan wilayah menjadi dua kecamatan baru. Opsi ini mencakup Bogor Barat dan Bogor Selatan yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan wilayah cukup pesat.
“Bisa saja nanti di-split menjadi dua kecamatan, termasuk Bogor Barat. Untuk Bogor Selatan juga kami lihat potensinya. Tapi semua masih dalam kajian, nanti kita lihat saja,” katanya.
Menurut Dedie, wacana pemekaran muncul sebagai respons atas kebutuhan pengembangan wilayah dan peningkatan kualitas layanan publik. Dengan wilayah yang lebih terfokus, pemerintah diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat dan efektif kepada masyarakat.
Namun demikian, ia menekankan bahwa pemekaran wilayah bukan sekadar pembagian administratif. Pemerintah harus memastikan kesiapan berbagai aspek, mulai dari infrastruktur, sistem pelayanan, hingga dampak sosial yang mungkin timbul.
“Penambahan pemekaran kecamatan ini masih dalam proses, tidak berhenti karena memang ada kebutuhan. Namun demikian tentu kita masih perlu mendetilkan proses dan teknisnya di lapangan, tapi masih dalam proses, jadi kita tunggu saja,” tuturnya.
Pemerintah Kota Bogor berkomitmen untuk mengkaji rencana ini secara komprehensif agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masa mendatang.
