Ribuan PKL Angkat Kaki dari Pasar Bogor, Ini 2 Lokasi Baru yang Disiapkan

Ribuan PKL Angkat Kaki dari Pasar Bogor, Ini 2 Lokasi Baru yang Disiapkan
Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, Jenal Abidin, saat ditemui di kawasan Pasar Bogor, Rabu (25/3/2026). Foto: Sekar Andini /bogorekspres.com
0 Komentar

bogorekspres.com, KOTA BOGOR– Perumda Pasar Pakuan Jaya resmi merelokasi ribuan pedagang kaki lima (PKL) dari kawasan Pasar Bogor ke dua pasar alternatif.

Langkah ini dilakukan untuk menata kawasan sekaligus memastikan para pedagang tetap memiliki tempat usaha yang layak.

Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, Jenal Abidin, menyatakan pihaknya telah menyiapkan sekitar 1.800 lapak di Pasar Jambu Dua, Kecamatan Tanah Sareal, dan Pasar Gembrong Sukasari, Kecamatan Bogor Timur.

Baca Juga:Bupati Bogor Ajak Anak Yatim dan Warga Rayakan Lebaran Bersama di Stadion PakansariBupati Bogor Imbau Pemudik Berhati-hati, Minta Gunakan Pos PAM untuk Istirahat

“Pasar Gembrong saat ini sudah terisi sekitar 600 lapak pedagang. Sementara Pasar Jambu Dua kami siapkan kurang lebih 1.200 lapak,” ujar Jenal saat ditemui di Pasar Bogor, Rabu (25/3/2026).

Jumlah tersebut dinilai cukup untuk menampung seluruh PKL yang direlokasi dari kawasan Pasar Bogor, yang diperkirakan mencapai 1.300 hingga 1.500 pedagang.

Rinciannya, sekitar 600 hingga 800 PKL berasal dari Jalan Roda dan Jalan Bata, serta sekitar 700 lainnya dari Jalan Pedati dan Lawang Saketeng.

Relokasi ini mulai diberlakukan setelah pemerintah menetapkan Rabu (25/3/2026) sebagai hari terakhir para PKL berjualan di empat ruas jalan tersebut.

Ia menjelaskan, pihaknya telah mengalokasikan lapak secara khusus bagi para pedagang terdampak.

“Untuk PKL eks kawasan Pasar Bogor, kami siapkan sekitar 850 lapak di Jambu Dua. Kalau di Pasar Gembrong tersedia 600 lapak, tapi saat ini sudah penuh dan diisi pedagang campuran, termasuk dari eks Pasar Bogor,” jelasnya.

Ia menambahkan, pedagang yang belum mendapatkan tempat di Pasar Gembrong diarahkan untuk menempati Pasar Jambu Dua yang masih memiliki ketersediaan lapak.

Baca Juga:Bupati Bogor Pastikan Personel dan Fasilitas Posko Pengamanan Mudik Siap Layani PemudikPemkab Bogor Lepas 77 Bus Mudik Gratis, 4.000 Warga Berangkat ke Berbagai Daerah

Selain menyediakan tempat, Perumda juga menetapkan skema harga yang diklaim terjangkau.

Untuk kios, harga dipatok sekitar Rp37 juta per meter dengan masa pemanfaatan selama 20 tahun. Sementara los dibanderol sekitar Rp32 juta per meter untuk periode yang sama.

Tak hanya itu, Jenal menilai biaya tersebut relatif ringan jika dihitung secara harian.

“Kalau dihitung, biayanya kurang dari Rp30 ribu per hari, sehingga diharapkan terjangkau bagi PKL dan mampu mendorong peningkatan penjualan mereka,” katanya.

Ia memastikan seluruh fasilitas di kedua pasar relokasi telah dipersiapkan guna menunjang aktivitas perdagangan.

0 Komentar