bogorekspres.com, KOTA BOGOR– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor bergerak cepat menindaklanjuti temuan sampah berserakan di trotoar Jalan Pedati.
Penanganan dilakukan menyusul laporan adanya tumpukan sampah yang mengganggu kenyamanan pejalan kaki dan pengguna jalan.
Kepala DLH Kota Bogor, Deni Wismanto, menegaskan pihaknya langsung mengerahkan bidang persampahan untuk menangani kondisi tersebut di lapangan.
Baca Juga:Pemkab Bogor Sebut Tanah Cijayanti–Bojong Koneng Labil, Warga Diminta Tak Bangun Tanpa Kajian TeknisTata Babakan Madang, Pemkab Bogor Ganti Atap Asbes Jadi Genteng Lewat Program CSR
“Untuk sampah yang berserakan akan kami tindak lanjuti melalui bidang yang menangani persampahan agar segera direspons dengan penanganan langsung di lokasi,” ujar Deni saat dikonfirmasi, Jumat (24/4/2026).
Sampah yang ditemukan di lokasi diduga berasal dari aktivitas pedagang ruko di sekitar kawasan, yang tidak membuang sampah secara tertib.
Sejumlah titik trotoar, termasuk di dekat tiang lampu jalan, kerap dijadikan tempat pembuangan sementara yang tidak resmi.
Selain itu, terdapat satu area yang selama ini digunakan sebagai titik penumpukan sampah sebelum diangkut petugas kebersihan.
Namun, lokasi tersebut belum dilengkapi fasilitas tempat sampah maupun penanda resmi, sehingga sampah kerap menumpuk dan meluber ke badan jalan.
Kondisi ini tidak hanya mengganggu estetika kawasan, tetapi juga menimbulkan bau tidak sedap dan menurunkan kenyamanan warga maupun pengunjung pasar.
Meski demikian, DLH Kota Bogor mencatat adanya penurunan signifikan volume sampah di kawasan tersebut setelah relokasi pedagang kaki lima (PKL). Berdasarkan data DLH, timbulan sampah harian turun hingga 40 persen.
Baca Juga:Laka Tunggal, Pemotor Tewas Usai Tabrak Trotoar di Puncak BogorBPBD Catat Pergerakan Tanah di Babakan Madang : 7 Rumah Rusak dan 28 Warga Mengungsi
“Kalau kami ukur dari jumlah sampah harian, biasanya sekitar 15 sampai 20 ton per hari. Sekarang berkurang cukup signifikan. Artinya hampir dua pertiganya sudah berkurang,” katanya.
DLH Kota Bogor juga memastikan proses pengangkutan sampah di kawasan Jalan Pedati dan sekitarnya, termasuk Jalan Bata, Jalan Roda, dan Jalan Lawang Seketeng, dilakukan setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 07.30 WIB dengan melibatkan sekitar empat truk dan satu pick up.
Ke depan, DLH Kota Bogor akan mengevaluasi kembali kebutuhan fasilitas tempat sampah di titik-titik rawan agar tidak terjadi penumpukan sampah sembarangan.
“Mungkin kalau tempat sampah nanti akan kami cek kembali. Saat ini memang sudah ada titik kumpul sampah yang diangkut secara rutin,”tuturnya.
