Dimas pun memastikan, hingga saat ini tidak terdapat laporan korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material dipastikan terjadi dan masih dalam perhitungan.
Adapun terkait akses jalan yang amblas terbawa longsor, Dimas menyampaikan bahwa jalur tersebut saat ini belum dapat dilalui bagi kendaraan roda dua maupun pejalan kaki. Meski demikian, pihaknya tengah mengupayakan perbaikan serta menyiapkan jalur alternatif bagi warga.
BPBD juga mengingatkan potensi pergerakan tanah masih bisa terjadi, sehingga bangunan di sekitar lokasi juga masuk dalam kajian risiko. Warga sekitar lokasi longsoran pun diimbau untuk waspada dan mengikuti arahan petugas yang masih melakukan penanganan di lokasi.
Baca Juga:Pemkab Bogor Sebut Tanah Cijayanti–Bojong Koneng Labil, Warga Diminta Tak Bangun Tanpa Kajian TeknisTata Babakan Madang, Pemkab Bogor Ganti Atap Asbes Jadi Genteng Lewat Program CSR
“Bilamana itu terjadi pergeseran tanah atau pergerakan susulan, bangunan di sebelahnya yang tadinya mungkin tidak terdampak bisa ketarik. Nah, ini kami masih akan lakukan kaji cepat, berapa yang memang saat ini langsung terdampak, mana juga yang ke depannya akan menjadi potensi risiko. Jadi selalu waspada untuk warga sekitar,” ucapnya.
Adapun penanganan lanjutan saat ini juga masih terus dilakukan, termasuk koordinasi dengan dinas teknis. BPBD juga melakukan kaji cepat serta terus memantau untuk menentukan area yang masih aman maupun yang berpotensi mengalami pergerakan tanah susulan.
