“Dulu pernah juga, tahun 70-an lah waktu masih sama orang tua, tapi kecil. Ini yang paling parah,” katanya.
Akibat longsor, akses jalan di depan rumah warga kini terputus total. Warga tidak dapat melintas, bahkan kesulitan untuk masuk ke rumah mereka sendiri.
“Sekarang enggak bisa lewat sama sekali, mau ke rumah juga susah. Harapannya cepat diperbaiki karena ini akses satu-satunya,” tambah Rifan.
Baca Juga:Pemkab Bogor Sebut Tanah Cijayanti–Bojong Koneng Labil, Warga Diminta Tak Bangun Tanpa Kajian TeknisTata Babakan Madang, Pemkab Bogor Ganti Atap Asbes Jadi Genteng Lewat Program CSR
Saat ini, penanganan darurat telah dilakukan di lokasi. Pemerintah berencana menyediakan hunian sementara berupa rumah kontrakan bagi warga terdampak yang tidak dapat mengakses tempat tinggalnya, sambil menunggu perbaikan dan penanganan lanjutan.
