Kondisi Cigudeg pascabanjir bandang, 10 Kontrakan Warga Luluh Lantak 

Banjir bandang di Cigudeg
10 Kontrakan Terbawa Hanyut, Banjir Bandang Cigudeg Bogor Sisakan Puing dan Kepiluan. FOTO: Dzihar/bogorekspres.com
0 Komentar

bogorekspres.com, KAB BOGOR– Sejumlah rumah rusak pascabanjir bandang di wilayah Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Minggu (19/4).

Salah satu yang terdampak banjir di Desa Rengasjajar. Derasnya hujan sejak sore hari memicu jebolnya tanggul, hingga air meluap dan menghantam permukiman warga.

Banjir ini merusakan 10 bangunan kontrakan milik Amalia.

“10 pintu kontrakan abis semua, sama kamar mandi kontrakan ludes kebawa hanyut air, sama gudang rumah,”ujarnya saat ditemui bogorekspres.com di lokasi.

Baca Juga:Cigudeg Bogor Diterjang Banjir Bandang, Ratusan Rumah Warga TerendamJembatan Baru Rp1 M di Rumpin Ambruk Kualitas Proyek Desa Gobang Dipertanyakan

Ia mengungkapkan peristiwa terjadi sangat cepat setelah hujan deras mengguyur wilayahnya.

“Hujan dari jam 3 sore setelah asar sampai pas magrib hujannya deras tapi tiba-tiba tanggulnya jebol, jadi air langsung meluap langsung menghantam semua bangunan disini,” katanya.

Beruntung, kata dia, sebagian besar penghuni tidak berada di lokasi saat kejadian karena sedang beraktivitas di luar.

Meski demikian, satu orang penghuni sempat terjebak dan menyelamatkan diri dengan naik ke atap rumah.

“Waktu pas kejadian (banjir) alhamdulillah yang ngisi kontrakannya masih pada jualan (lagi tidak di kontrakan),” katanya.

Menurutnya, sejumlah barang berharga milik penghuni ikut terseret arus banjir.

“Gerokak jualan, alat elektronik, mejikom, motor 2 hanyut tapi alhamdulillah bisa ketemu, cuman rusak gabisa nyala,” bebernya.

Amalia berharap pemerintah segera turun tangan membantu pemulihan kondisi di lokasi terdampak.

Baca Juga:Luapan Sungai Citempuhan Robohkan Jembatan Desa Gobang, Motor dan Uang 50 Juta milik Warga Hilang Kamar Dipenuhi Lalat, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kontrakan Klapanunggal

“Mohon untuk pemerintah bantuannya karena dilihat dari segi kondisi rumah sampai sekarang kan ga ada yang nolongin batu-batu sama tanah tinggi banget jadi aksesnya susah sama paling bantuan listrik, air bersih,” pungkasnya. ( Dzihar)

0 Komentar