Sidak di Taman Heulang, PLN Temukan Aliran Listrik Ilegal ke Lapak PKL

Sidak di Taman Heulang, PLN Temukan Aliran Listrik Ilegal ke Lapak PKL
PLN saat menindak aliran listrik ilegal di Taman Heulang. Foto : Sekar Andini / bogorekspres.com
0 Komentar

bogorekspres.com, KOTA BOGOR– Petugas PLN bergerak cepat menindak dugaan aliran listrik ilegal yang menyuplai sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jalan Beo, sekitar Taman Heulang, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (21/4/2026).

Temuan tersebut bermula dari laporan mendadak saat Wali Kota Bogor melakukan kegiatan di lokasi.

Menindaklanjuti informasi itu, PLN langsung menerjunkan tim gabungan untuk melakukan pemeriksaan di lapangan.

Baca Juga:Kesbangpol Perkuat Pembinaan 400 Ormas Kabupaten Bogir, Pilih Pendekatan Guyub untuk Cegah Konflik IPB University Skors 16 Mahasiswa Terkait Dugaan Pelecehan Seksual

Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bogor Timur, Setiadi, mengatakan pihaknya tidak menerima pemberitahuan sebelumnya terkait kondisi instalasi listrik di kawasan tersebut.

“Pagi tadi kami dihubungi untuk datang ke lokasi. Memang tidak ada pemberitahuan sebelumnya ke PLN, karena kegiatan di sini awalnya untuk peresmian musala. Namun di lapangan sekalian dilakukan pengecekan instalasi listrik, dari situ kami langsung bergerak ke lokasi,” ujar Setiadi.

Dalam pengecekan awal, petugas menemukan rangkaian kabel mencurigakan yang terhubung dari sebuah meteran di area selokan.

Aliran listrik itu kemudian dialirkan ke sebuah box listrik yang dipasang pada tiang buatan di dekat pohon.

Dari box tersebut, listrik didistribusikan ke beberapa titik melalui Miniature Circuit Breaker (MCB) yang diduga mengarah ke lapak-lapak PKL di sekitar lokasi.

Menemukan hal tersebut, PLN langsung melakukan penertiban di tempat.

“Kami langsung melakukan penanganan di lokasi, termasuk membereskan dan menertibkan aliran-aliran listrik yang ada di tempat tersebut,” katanya.

Meski demikian, Setiadi menegaskan pihaknya belum bisa memastikan apakah instalasi tersebut ilegal atau tidak. PLN masih melakukan pendalaman untuk memastikan status penggunaan listrik tersebut.

Baca Juga:Banjir Bandang Cigudeg Hanyutkan Kambing dan Kandang, Warga Rugi Rp37 JutaBanjir Bandang Cigudeg Hanyutkan 10 Gerobak Cuanki, Pedagang Asal Garut Kehilangan Mata Pencaharian

“Saat ini kami masih melakukan pengecekan untuk memastikan apakah instalasi tersebut sesuai atau tidak. Kami tidak bisa langsung menyimpulkan di lokasi, semua harus melalui pemeriksaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu indikator pengawasan PLN adalah kesesuaian antara pemakaian dan pembayaran listrik. Namun, tidak semua penggunaan bisa terpantau secara real-time oleh petugas.

Untuk itu, PLN mengoptimalkan pengawasan dengan melibatkan berbagai lini, mulai dari tim Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL), petugas baca meter, hingga tim teknik di lapangan.

0 Komentar